penuh dengan kebetean
dimulai dari jumat
bete abis….
seenaknya aja ngatain gue ga tanggungjawab pdhl itu bagian dia yg ga dikerjain..mana gue baru bangun tidur lg..kalo ngerasa gue ga tanggungjawab knpa ga bangunin gue aja…?? untung ga gue lempar tuh tas gue yg berat ke muka lu.
lalu sabtu
keajingan lainnaya terjadi ketika saya mau makan..
1.ga ada apa2 dirumah.gue bikin telor….2 orang itu ikut makan.oklah.gue ngalah
kedua kalinya guebikin telor…sebiji yg tadi terus2an aja nyomotin telor gue..OK!!AMBIL TUH SEMUA!!!! AMBIIIL!!!
ketiga kalinya..gue mau makan yamin..dan tuh sebiji yg tadi ngambilin telor gue langsung nyamber mangkok basonya
OK MAKANLAH SEMUANYA NAK AGAR KAU CEPAT BESAR!!!! CEPAT TINNGGI CEPAT PINTAR CEPAT MENGHILANG KEGOBLOKAN DAN KEANJINGANNYA!!
akhirnya kemarin gue sama sekali ga makan..hebat benar dunia ini.
lalu hari ini
dipagi yang indah ini….huwaaa…
1.baca yang lebaylebaylebaylebayalayalayalabelayalayalaya what the..=__=”
2.NAK, KAU TUH TERLALU BANYAK JAJAN!! KAPAN KAU AKAN MNEGHILANGKAN KEGOBLOKAN DAN KEANJINGANMU?!?!
3.SARAP!! LU KALO MAU NGAMBIL BOLA AMBIL AJA SENDIRI KE DALAM!!!! GAK USAH NYURUH2!! PAKE ACARA BENTAK2 LAGI!! NEGARA HEBAT LU MA GUE HAH?!?!
hidup penuh dengan keanjingan
anjinganjinganjinganjinganjinganjinganjinganjing
sekian~
Complicated 1
Hari sudah beranjak gelap. Langit hitam menggantikan langit biru dengan warna orange semburat sisa matahari. Tomo menatap ke langit. Berusaha melihat sebuah bintang saja bila bisa. Bintang tak terlihat di Tokyo. Tokyo terlalu terang benderang, mengalahkan sinar kecil bintang. Tomo berjalan lagi ketika sebuah pesan masuk.
Akuma-sama, aku ingin roti dan cake yang terkenal itu.
Hanya ada sampai pukul 19.30 lho. Harus cepat.
Domo
From : Asuka
Tomo menghela nafas. Adiknya yang satu itu tak pernah memanggilnya dengan benar. Tomo yang susah lelah, berbelok masuk ke dalam bakery dan mengantri. Sesekali Tomo menguap karena antrinya panjang sekali. Apa roti dan cake-nya seenak itu, ya sampai orang-orang rela mengantri? Pikir Tomo. Akhirnya tomo mendapat nomor antriannya. Itu artinya Tomo pasti mendapatkan roti dan cake itu. Tomo beranjak dan duduk di salah satu kursi tunggu sambil menyandarkan kepalanya pada dinding dan menguap, lalu memejamkan matanya.
Keiichirou melirik jam tangannya lagi. Sudah lewat jam makan malam. Pasti adiknya sudah berisik di rumah. Kei sengaja berbelok ke toko bakery untuk membawa roti dan cake kesukaan adiknya itu. dia mengantri dan segera mendapatkan nomor antriannya. Kei duduk di kursi tunggu. Di sampingnya seorang laki-laki yang mungkin seumuran dengannya duduk tertidur sambil bersandar pada dinding. Kei awalnya tidak peduli hingga kepala laki-laki itu jatuh ke bahunya. kei mendorong kepala itu dengan kuat hingga menabrak dinding.
“Apa?! Habis!?” Suara seorang perempuan terkejut.
“Maaf, tapi anda datangnya telat.”
“Tak bisakah dibuatkan sedikit lagi? Kakakku benar-benar membutuhkannya.” Perempuan itu tetap berusaha.
“Maafkan kami.” Pelayan itu membungkuk dalam.
Tomo jelas melihat kejadian itu karena perempuan itu datang tepat ketika dia mengambil bagiannya. Kei mendengarnya, tapi dia sudah di luar dan tak peduli. Dia harus segera pulang atau adiknya bisa mengamuk.
Perempuan itu berjalan lesu keluar dari toko yang segera langsung menutup diri itu. perempuan itu berdiri di depan pintu tokonya dengan wajah sedih. Dia mengeluarkan handphonenya dan mengirim pesan.
“Hora.” Tomo menyodorkan kantung plastic itu di depan wajah perempuan itu. Perempuan itu menoleh. “Kubagi punyaku.” Sambung Tomo.
“Eh?! Hontou desuka?” perempuan itu melompat senang. “Akan kubayar berapapun. Pasti!”
“Tidak usah. Bagiku ini terlalu banyak. Tak akan ada yang memakannya.”
Tomo mengajaknya ke sebuah café untuk memindahkan roti dan cake itu. keduanya memilah milih mana yang mereka inginkan sambil memesan secangkir kopi hangat. Tak terasa waktu pun berlalu.
“Domo arigatou gozaimasu.” Perempuan itu menyerahkan uang di atas meja.
“Tidak usah. Aku memberinya Cuma-Cuma.” Jawab Tomo.
Perempuan itu menatapnya dengan tatapan berbeda. “Aku bukan orang jahat, kok. Sungguh.” Tomo lekas-lekas mengklarifiskasi dirinya. “Aku Yamashita Tomohisa. Jika terjadi sesuatu padamu setelah kau memakan roti itu, kau bisa menghubungiku di kantorku.” Tomo menyerahkan kartu namanya. “Aku duluan, ya.” Tomo pun pergi.
Perempuan itu menatap Tomo dengan tatapan bingung. Di jaman sekarang ini bukannya dia kurang ajar untuk menunjukkan tampang curiga, tapi Tomo berbeda. Perempuan itu menatap kartu nam ayang ditaruh Tomo di dekat uangnya. Yamashita Tomohisa seorang editor di sebuah majalah. Perempuan itu mengambil kartu itu dan memasukkannya ke dalam bungkusan plastic roti tadi.
Tttttttttrrrrrrttt Trrrrrrrttttttt
Perempuan itu mengangkat teleponnya.
“Ruru, ima mada doko ni?” Suara laki-laki dingin yang berat menyapanya langsung. “Hayaku kaette.”
“H-hai. Gomen ne nii-chan. Aku membeli sesuatu dulu. Nii-chan sudah mak…”
KLIK Tuuuut Tuuuut Tuuuut
Laki-laki itu menutup teleponnya lebih dulu. Ruru menelan ludahnya. Dia agak ketakutan mendengar suara kakak laki-lakinya tadi. Dengan cepat, Ruru segara pergi dari sana dan pulang.
Kei sampai di rumah. Jantungnya sudah berdetak tak karuan. Adiknya moody dan suka marah. Kei suka agak sulit mengembalikan mood adiknya itu. kei membuka pintunya dan adiknya sudah berdiri di balik pintu. Wajahnya menatap Kei dengan datar.
“Osoi.” Gumamnya. “Ruka, kan lapar.”
“Ahaha, hai, hai. Gomen ne.” Kei menggaruk rambut hitam Ruka. “Demo, hora…aku bawakan roti dan cake kesuka…” Kei berhenti bicara. “Ada siapa di dalam? Kau tak membiarkan orang asing masuk, kan?”
Kei melihat ke arah ruang tengah. Terdengar suara seorang perempuan bersenandung. Kei dan Ruka hanya tinggal berdua. Kei tahu kebiasaan Ruka, tak suka menyalakan lampu. Tapi kini rumah mereka terang benerang. Ruka menunggunya di balik pintu yang lebih sedikit cahaya. Ada orang lain di sini. Kei berjalan di lorong menuju ruang tengah. Ruka mengekor di belakangnya. Orang itu perempuan. Dia berdiri di dapur. Memasak. Kei siap menyerang orang itu.
“Ah, okaeri.”
Kei menahan serangannya. “Dina? Nani shiteru no?”
“Aku kebetulan lewat dan kupikir tak ada salahnya mengunjungimu. Ternyata kau belum pulang.” Jelas Dina. “Jadi kubuatkan adikmu makan malam. Ne, Ruka-chan?”
Ruka mengangguk gagap. Kei menghela nafas lega.
“Kau mengagetkanku saja. Maaf, ya jadi merepotkan.”
“Tak apa, kok.” Dina tersenyum. “Tabemashou.” Ajak Dina. “Kau setiap hari pulang malam?”
“Maa~ kurang lebih. Pekerjaanku menumpuk. Memilah milih artikel, membaca novel kiriman. Begitulah.”
“Aku melihatmu jadi newscaster juga di berita pagi.” Sambung Dina. Kei tersenyum. “Kalau kau mau, aku bisa ke sini untuk menjaga Ruka. Dou?”
Kei terlihat berpikir. Ruka tersedak makanannya dan Dina member minum dengan sayang. Ruka menatap Kei dengan tatapan memohon, ketika Dina menarik wajahnya dan membersihkan nasi di pipinya. Dina menatap Ruka sambil tersenyum dan membuat Ruka menelan ludahnya.
“A-ku-ma-CHAN!!”
Tomo menutup telinganya. Dia berjalan masuk sambil tetap menutup telinganya. Adiknya mulai, deh berisik. Dia mendengar Asuka berada di ruang tengah. Terdengar juga sesuatu menabrak dinding. Mulai, deh dia lempar-lempar bantal.
BUUUK
Sebuah bantal mendarat di wajah Tomo.
“Asuka…” Tomo berbicara dengan kesal.
“Eheheh…akuma-sama. Hontou ni sumimasen.” Asuka duduk bersimpuh dilantai dan sembah sujud minta ampun. “Arigatou! Nii-chan paling top, deh!” Asuka bangkit dan segera merebut bungkusan dari tangan Tomo lalu kabur, sebelum Tomo sempat memarahinya.
Tomo menghela nafas lelah lalu duduk di sofa. Benar-benar seenaknya Asuka, pikirnya. Tomo menghela nafas dan merebahkan diri di sofa. Ada yang mengganjal di sana. Tomo bangkit. Ada handuk dan baju tidur Tomo di situ. Tomo melihat ke meja makan. Ada makanan yang ditutup di sana. tomo bangki dan menghampiri meja makan. Selembar kertas berada di bawah gelas teh Tomo. Ada gambar ofura beruap di sana. tomo tersenyum. Memang seenaknya, sih tapi, dia penegrtian, pikir Tomo lagi.
Ruru diam saja. Kakaknya memeluknya sejak dia pulang tadi. Menyingkirkan begitu saja bungkusan yang didapatnya dengan susah payah itu. ruru bisa merasakan nafas panas kakaknya di wajahnya. Kedua lengan besarnya itu merengkuh Ruru dari belakang.
“Nii-chan, itai yo.” Rintih Ruru karena pelukan dari kakaknya semakin keras. “Nii-chan, aku tak bisa nafas.” Sambung Ruru lagi, ketika dirasanya nafasnya mulai tersengal.
Ruru mencengkram lengan kaos kakaknya dengan kuat. Berusaha bertahan. Ruru menatap wajah kakaknya. Kakaknya memejamkan mata. wajahnya tenang, seolah tak sedang mengeluarkan tenaga besar untuk menekannya. Ruru meraih wajah itu dan menyentuh pipi kakaknya. Mata kakaknya terbuka. Menatap Ruru dalam dengan sepasang mata hitam itu. Tatapannya seolah mencabik-cabik Ruru.
“Lain kali jangan pulang terlambat, ya.” Kakaknya mengurangi tenaganya sambil tersenyum. Ruru sedikit demi sedikit mulai merasa nyaman. “Karena kau milikku, Ru.” Bisik kakaknya.
Asuka asik memakan roti dan cake yang dibawa Tomo, di kamarnya. Dia menempelkan telinganya ke pintu kamarnya. Terdengar suara senandung Tomo yang teredam. Yosh! Tomo sudah masuk kamar mandi. Asuka mengambil handphone Tomo dari saku celananya.
Akuma-sama membelikanku roti dan cake terkenal itu lho!
Umaiii!!
Asuka mengirim pesan itu dengan kilat sambil sesekali melirik kea rah kamar mandi. Semenjak handphonenya disita Tomo dia jadi sulit bergosip dengan sahabatnya.
Ore mo.
Asuka membaca balasan itu. singkat sekali. Asuka jadi kesal. Asuka mengetik pesan balasan dengan berapi-api. Panjang dan penuh emoticon makian.
“Hehe. Siap dikirim.” Asuka menyeringai.
“Dikirim ke mana?” Terdengar suara Tomo.
“Ke Har.. eeh, nii-chan. Ahaha.” Asuka segera kembali kabur.
Tomo menangkap handphonenya yang dilempar Asuka dan tak sempat menangkap Asuka. Tomo melihat isi pesan itu. tak penting, pikirnya. Dia pun segera menghapus pesan yang akan dikirm Asuka.
Dina tersenyum senang sambil terus tak bisa berhenti untuk bergerak. Dia berputar-putar di kamarnya dengan sebuah boneka di kedua tangannya,
“Yeey~ dia mengijinkanku masuk ke rumahnya setiap hari. Yeey~” Soraknya. “Aku semakin dekat dengannya. Yey~” Dina merayakan kebahagiannya. Dina lalu melempar diri ka tempat tidur sambil memeluk boneka itu. dina menatap boneka itu dalam-dalam. “Aku tak akan membiarkan seorang pun menganggu.” Bisiknya pelan pada boneka itu. “Tak ada yang boleh menganggu kita. Deshou ne?” Sambungnya dengan suara yang benar-benar berbeda dengan suaranya sebelumnya.
tsuzuku
JANGAR DAY
hari ini…setelah sekian lama gak pake acara bawel..X~D karena INET SAYA TEWAS SODARA2!! TIARAAP!!! GEJEH DARI SANANYA~
sekian amukan soal inet.
tadi pagi OR di gym..maen kucing2..jangan ampe ketangkep lari sana lari sini..HOEEEEK~ maka sukseslah saya muntah setelah kemaren dari dokter…
terus maen lagi.. XD~ basket lanjutannya..
trs.. PPD…sang dosen gag ada.. diganti asdosnya yang nampak sengak.. dan emang sengak. yang asalnya datar jadi HOT tuh presnetasi gara2 pertanyaan saya menyulut..XD~ maafkan saya…~
lalu LANPEN..sudahlah kita lewat aja..
karena keJANGARan dimulai dari acara meau ngedonlot perf SAKURA GIRL MS udah dikasih linknya sama DINA n KA VIE yang baik hati..bujuug bingung mo dunlutnya gimna..keepvid tidak bersahabat..gue jangar mampush..ampe bela donlot youtubedonwloader….masih gag bisa…ampe buka indowebster..ampe sms MBAK nivi dan RISKA…JUGA EJA…maish ajaa….gag bisa gak ngerti2..
akhirnya DR LIA dengan sangat baik hatinya bawa berita “PERF SAKURA GIRL UDAH ADA YG HD BAIKNYAA~” gue langsung semangat 45 lagi..
jeng jeng..berangkatlah saya dengan segara kekeranan saya untuk mendonlot di MU..daan jeng jeng… OVERLOAD DOWNLOAD LIMIT you should wait for 324567890- <—- gue bingung berapa lamanya itu saking banyaknya angka..
or finish your download file
anjeeeh..baru ingat lagi donlot yamanade…maka saya pauslah dulu..
saya coba lagi daaaaaaaaaaaaaaaan BISA!!
ohohohoh
begadang mari kita begadaaanG~
dokter cantik says : “jangan begadang ya manis”
gue : OK! *namun tetap dijalankan*
lalu tiba2 ka vie berkata “nyeplak” dan dimulailah..kekekekk~
hentikna
sekian…bai bai
(^o_o^)
Interview Menuju Les Bahasa KOREA GRATIS
hari ini saya ikut interview biar dapet les bahasa korea gratis..
maka berangkatlah setengah sembilan diantar…sebelumnya nyetak poto dulu.lalu menunggu para pasukan lamaaaaaaaaaaa~ hingga kering.. dan pada dateng jam 11.30 padahal judulnya jam 10.00 WIB..kikiki
teruslah kita masuk.MY GOSH!! BANYAK WAYAAAAANG!! gue keder mengkeret gila. naek tangga sambil ngumpet dibelakang noona.nyampe di ujung tanda ada 2 cewe pake baju khas korea.
2 cewe : $%^&(* <—— gue ga nangkep ni orang ngomong apa
gue : *bungkuk badan* domo.
XD~ sarap…
ngantri buat daptarnya seharga 5rb rupiah.dan anda tahu sodara2 saya kebagian nomer 147 buat diinterpyu!! buuuuuuuu~
maka kami pun bergejeh ria…oh iya lupa ini pasukan saya.

deret kiri dari depan ada : Noona arin, mba nivi, teh pia, juga oshien
deret kanan dari depan ada : tas item gue, teh rizda, ejha, juga riska
selama nungguin ya kita bergosip. tak lupa saya dan ejha malah bergejeh2 ria ngomongin NEWS dan TEGOMASU hohoho…dan nampaknya banyak yang ngeliatin. kira2 bigini mungkin yg ada di otak mereka
x : mereka sarap kali ya? ni kan korean bukan jepangan
y : aneh ih
dll dkk dsb..
kita juga sempat membuat teh pia pusing, soal kita takut2in kalau soal interviewnya tentang K-POP.. XD~ gyhahaha teh pia kan BUTA K-POP..
arin : ya coba sebutkan member SUPER JUNIOR
oshien + riska : WAAH guee apal!!
pia : ?????
arin : ya coba sebutkan dengan tanggal lahirnya.. XD~
pia : ???? #$%^&*() <— mule gila
ni sejuta umat lain yang ikutan interview juga

umat yang lain.. :D yang saya rasa jiwa koreanya lebih besar… :D
akhirnya interview juga.
segeralah meninggalkan tempat itu.naek angkot. Mbak nivi, teh pia, n teh rizda turun duluan.. biasa.nyalon..
gue, riska, oshien, ejha, n noona segera meluncur menuju pujasera BIP. XD
sebelumnya ke BIP dolo. sholat doonk~…yang sholat cuma geu ma riska.. ke parkiran dan jeng jeng….
“MUSHLO DI PINDAH KE LANTE 3 DEKET SPORT…lalalala apaaa gitu..”
maka saya berdua riska segera meluncur ke atas. ternyata musholanya sebelah kerokean box n salon andrea anderso apa andrea kim ghitu ya??? XD
dan kami berdua melakukan “uwaaaaaaa” pelan dengan muka super katro melihat mushola yang jadi gede nan adem..begini

begini bentuk perubahannya.lebih gede.lebih adem.lebih bersih.lebih luas.lebiiih~ uwaaaa… XD~
terus nyebrang deh ke pujas dan beginilah hasil makan kami.
,
hohoho….
terus naek DARMI…eh DAMRI ke KOTA KEMBANG. kehabisan napas di sana..dan pulang deh.. X~D
sekiaaaan~
10 Cara menjadi Pribadi bahagia
harusnya ni saya post kemaren.. XD~
berhubung kemaren saya ngesot-ngesot jadi ya ni pagi aja..ghoho
kemaren berangkat pagi2..ngesot lemes..untung OR gag ada.segeralah pindah ke kamar kosan cs yang disebut basecamp..
terus gosip…ci mbak N diuber 2 D n si mba A malah nyomblangin si mbak N dengan temannya bernama M.ribet memang.
terus jam1 kurang segera mendaki lemba menuju FPBS. ujan..gue yang lagi labil badan disuruh ujan2an..mantaap~
terus psikotes. saya beresnya cepat. dibilang nebak2.hellno~ pak saya mang ngebut kalau baca.
mari kita lewat bagian itu.
Saat LANDASAN PENDIDIKAN sang DOSEN itu memberi tahu 10 CARA MENJADI PRIBADI BAHAGIA
1. Lepaskan rasa khawatir dan ketakutan
2. Buang rasa dendam
3. Berhenti mengeluh
4. Bila ada masalah selesaikan satu per satu
5. Tidur nyenyak
6. Jauhi urusan orang lain
7. Hidup di masa kini bukan masa lalu
8. Jadi pendengar yang baik
9. Berpikir positif
10. Jadi orang yang suka bersyukur
demikian..lalu inilah hasil kerjaan saya ketika LANPEN itu tak juga beres hingga jam mata kuliah yang 100 menit kelewat..

saya mule gambar-gambar di sudut meja

mulai nulis-nulis pake tangan kiri… XD~

dan inilah hasilnya..sangat abstrak bukan?? XD~
pada akhrinya kami berhasil keluar dari ruangan smepit yang bikin saya pans dingin pas jam 18.oo WIB teng!! maka, semua lampu kordior sudah mati. kami semua turun lewat tangga paling ujung ampe ke lante 1. nyampe lante satu kami semua teriak…

PINTU DARI JURUSAN UDAH DIRANTE!!!!! UDAH DIGEMBOOOK!!! oooH~ malangnya kami
akhirnya kita naek lagi ke lante 2 dan menemukan pintu itu masih di buka.. :D
pulang deh ngesot dulu ke tukang potokopian ngambil tugas n ngopi catetan.. XD~
lalu pulang dan angkotnya ngetem.lalu duduk kegencet ibu2 berbadan besar yang baik hati. serius lho! baik hati! lalu dijemput ayah di tempat angkot berenti. lalu nyampe rumah. lalu saya ingat..saya belum makan apa2 hari itu dan melewatkan 4biji obat..what the.. X~D
terus nonton tipi..terus muntah..terus gak bisa tidur..terus tewas… X~D
sekian..XD~
Sakit oh sakit~
Hari ini sakitnya nambah parah.. oooH~
(*o*)”
maka berangkatlah saya ditemani sang ibu ke dokter yang ternyata FONG SAI YUK ituk.. XD~
karena disuruhnya sore-sore ya datanglah kita sore-sore..nunggu lama ampe sempet gue tidur n muntah dikit.. n penegn jajan juga tap gak bisa..
maka masuklas saya ke dalam ruangan..uwaaa….diingiringi lagu mendayu-dayu rayuan pulo kelapa yang bikin napsu tidur saya semakin tinggi..
tapi napsu tidur menghoang ketia sang FONG SAY YUK muncul dengan BANYAK JARUM!! WHAT THE?! TASUKETEEEE~
maka dimulailah penyiksaan KDRT
1. disuruh tungkerep.. dan tengkuk gue ditanjep jarum 2 biji.
2. di puncak tulang punggung ditancep lagi sebiji jarum
3. sepanjang pulang tunggu ditancep lagi jarum sebanyak 3/4 saya lupa karena asik berdoa dalam hati— itu sakit!! sakit!
4. setelah kira-kira 15-20 menit maka angkat dan tiriskan—hehe, enggak lah, maksudnya jarum-jarum dicabut. Untung gue gak balik lagi jadi kunti.. XD~
5. disuruh telentang…. dan jidat gue pas ditengah banget ditancep lagi 1 jarum.
6. bawah mata gue di tilangnya tancepin lagi 2 biji.
7. di kanan kiri idung tancepi lagi 2 biji.
8. dibawah lobang idung ditancep lagi 2biji. ini sempat membuat saya kowee dan ketakutan sendiri (kalo misalkan gue pengen batuk apa pengen nyedot ingus, jarumnya kesedot masuk gak idung ga, ya? gitu pikrian gue.
9. di antara DADA GUE…goood bagian sini gue ketar ketir takut digrepe2.. XD~..ditancepin lagi 2 biji.
9. diantara jempol ma telunjuk keduatangan ditancepin lagi masing-masing satu.
10. di deket mata kaki ditancepin lagi masing-masing satu.
11. kita tunggu kira-kira 15-20 menit
12. angkat dan cabut lalu tiriskan..
huwaaa…sumpeeh, penantian panjang…gue gantel suseh garuk. batuk, sakit bo jarum di dada n tangan n muka cenat cenut. pengen kentut takut tewas FONG SAI YUKnya, ntar sapa yang mo nyabutin nih jarum coba??
maka semua jarum pun diangkat dan meninggalkan bekas agak bengkak….meen, my precius poni / bangs jadi rusak!! *ok gak ada hubungan*
lalu diberitahukan saya harus ke sana setiap selasa n kamis..buseet..udah kek puasa aja senen kemis.. XD~ lalu saya dikasih obat..dan anda tahu.. saya harus minum 6BIJI obat dalam sehari..hebaat~
tadi saya sempet dipoto ma ibu, tapi ibu lupa nyimpen..ntar deh hari selasa saya poto beserta jarum2nya.. :D
terus pulangnya jajan BUBUR ATI AMPELA dan MARTABAK KEJU SUSU!! ooh~ akhrinya kesampeaan.. *ngelap iler*